Tuesday, October 14, 2014

#ImpianKu untuk PLN : Impian untuk Matahari di Negeri ini.





“Energi adalah Kehidupan”

Mungkin kutipan diatas tidak salah dan sangat tepat di zaman modern saat ini. Di zaman yang serba digital dan penuh ‘alat’ ini,  Energi yang seringkali kita gunakan dalam bentuk listrik adalah penggerak utama aktivitas kehidupan manusia. Mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor, menyalurkan hobi, ke tempat wisata, hingga untuk keperluan sehari hari, semua membutuhkan listrik untuk terpenuhi. Setiap hari, setiap jam, setiap menit kita membutuhkan listrik bahkan disaat kita tidur energi listrik masih bekerja di rumah kita. Energi Listrik telah menjadi sumber vital kehidupan manusia yang tidak bisa digantikan.

PLN atau Perusahaan Listik Negara adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Energi Listrik di Indonesia sebagai pemegang kewenangan tunggal. Cikal bakal PLN bermula di akhir abad ke 19, ketika perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri. Kemudian setelah beberapa kali perubahan, Mulai tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.17, status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.

Namun sayang di negeri yang melimpah ruah potensi kekayaan alamnya, ketersediaan energi listrik masih memiliki permasalahannya sendiri. Yang paling dikenal dari permasalahan PLN adalah seringnya listrik yang mati disaat masyarakat sedang beraktivitas padat. Dan juga yang menjadi perhatian adalah masih belum semua penduduk nusantara dapat menikmati betapa indahnya energi listrik. Hal ini dapat dikarenakan berbagai masalah yang sepertinya kerap menimpa PLN mulai dari ketersediaan bahan bakar, masalah jaringan hingga mungkin permainan politik yang turut campur serta.

Tapi ini bukanlah sebuah kecaman untuk menyudutkan PLN. Ini adalah pecut semangat bagi kita terutama pihak PLN sendiri untuk terus maju membangun negeri. Ini adalah impian bagi kita semua untuk kejar dan raih. Karena majunya negeri ini memerlukan energi listrik untuk kebutuhan kita sendiri. Dan dalam tulisan blog kali ini, saya ingin membagikan impian saya untuk PLN kita :).




ImpianKu untuk PLN di Negeri ini :

1.  
        1. #Impian Listrik yang terus menyala untuk kehidupan
“Byar-pett”
Istilah ini mungkin sangat  terkenal beberapa tahun lalu sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang mengalami pemadaman bergilir tiap hari. Karena kurangnya pasokan daya di pembangkit, maka pembatasan daya pun diberlakukan dan akibatnya diberlakukan pemadaman bergilir bahkan hampir di seluruh pulau jawa. Benar-benar krisis listrik yang terjadi saat itu.
Pemadaman yang terus terjadi tentu saja sangat tidak diinginkan. Hal ini dikarenakan aktivitas manusia tidak bisa dilepaskan dari konsumsi listrik. Jangankan untuk satu atau setengah hari saja, pemadaman dalam beberapa jam saja sudah bisa mengganggu aktivitas manusia terutama yang sangat mengandalkan listrik seperti kalangan industri.




#Impianku di negeri yang indah ini adalah listrik yang menjadi hal vital bagi masyarakat dapat tersedia terus menerus sehingga tidak perlu menghambat aktivitas. Impianku adalah tidak perlu lagi ada kekecewaan, kekesalan dan caci maki karena listrik yang tidak kunjung menyala. Impianku adalah nusantara yang maju disokong listrik yang terus ada.

Pembangunan Pembangkit Listrik dan Pemeliharaan yang seimbang bisa digunakan untuk #Impian Listrik yang terus menyala.


2.   2. #Impian Listrik yang merata untuk semua rakyat
Beruntunglah bagi kita yang ada di Jawa. Dengan banyaknya pembangkit listrik di pulan sentral ini, Listrik masih dapat dinikmati dengan mudah. Tapi coba kita tengok mereka yang ada di pulau-pulau terpencil sana, atau desa-desa pedalaman di pualau borneo dan pulau lainnya, ketersediaan listrik masih belum merata.
Seperti data yang dilaporkan oleh Koran Tempo-Palangkaraya bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan hingga saat ini 389 desa dari 1.564 desa di 14 kabupaten/kota di wilayahnya masih belum teraliri listrik. Jumlah terbanyak terdapat di Kabupaten Kapuas sebanyak 71 desa, Gunung Mas (53 desa), Katingan (48 desa), Kotawaringin Timur (46 desa), Barito Utara (35 desa), Seruyan (25 desa).




#Impianku adalah seluruh masyarakat di Indonesia dapat menikmati indahnya listrik yang bermanfaat untuk kehidupan. Impianku adalah tak ada lagi peribahasa Jawa sebagai pulau utama, yang selalu terlairi listrik namun semua pulau di khatulistiwa ini dapat menikmatinya. Impianku adalah kebebasan setiap kader bangsa ini berkarya bersama energi listrik.

Pembangunan Pembangkit Listrik Daerah memanfaatkan kearifan lokal untuk #Impian Listrik yang merata untuk semua rakyat bisa menjadi solusi


3.  3.  #Impian Organisasi PLN yang transparan dan professional
“Selamat pagi bapak, ada yang bisa kami bantu” sapa ramah seorang wanita cantik.
Mungkin bila kita nilai pelayanan yang paling ramah dan profesional adalah ketika kita masuk ke bank. Tidak hanya petugas ‘office desk’ saja. Tapi dimulai dari satpam yang membukakan pintu masuk-pun dengan ramah menyapa customer-nya.
Profesional mungkin kata yang sudah sering kita dengar di tengah persaingan yang ketat ini. Kata profesional mencerminkan kita benar-benar memahami apa yang kita lakukan dan dapat menyampaikannya ke pelanggan. Bukan hanya sekedar konsep dan visi misi. Tapi dari perilaku dan layanan yang disampaikan setiap hari




#Impianku adalah pelayanan di PLN sekelas pelayanan Bank terkemuka. Impianku adalah kita tahu berapa harga listrik yang sebenarnya dari hasil produksi. Impianku adalah PLN yang bersih dan profesional melayani masyarakat.

Pelaksanaan Managemen yang berstandart ISO 9001:2008 untuk #Impian Organisasi PLN yang transparan dan professional

4.   4. #Impian Pelayanan yang mudah dan cepat
Saat tidak mengenakkan adalah ketika listrik di rumah mati sedangkan tetangga tidak mengalaminya alias mungkin ada yang rusak di jaringan listrik rumah. Beberapa tahun lalu, bila kita memnaggil PLN untuk minta benahi, mungkin baru besoknya akan datang petugas untuk memeriksa. Waktu itu-pun tidak ada kejelasan tentang nomor pendaftaran komplain hanya diterima dan dikatakan akan ditindaki lebih lanjut.
Tapi PLN yang sekarang sudah lebih baik walau pastinya bisa lebih baik lagi. Bila kita menelpon layanan PLN, sudah ada keterangan nomor pendataran kita dan beberapa jam kemudian teknisi dari rekanan PLN-pun sudah datang dan memeriksa apa yang terjadi. Begitu pula terobosan Token listrik yang sangat diapresiasi. Dengan pembayaran listrik didepan, berbagai masalah seperti pemutusan hubungan listrik, keterlambatan pembayaran hingga prasangka permainan angka penggunaan listrik dapat dihilangkan. Luar biasa!




#Impianku adalah pemesanan layanan yang mudah semudah kita mengecek saldo di ATM. Impianku adalah mengurus pemasangan sambungan listrik seperti iklan oleh badan usaha peminjaman uang yang mengatakan ‘Sehari jadi!’. Aku bermimpi layanan yang diberikan PLN dapat kugenggam di tanganku kapan saja aku butuh. Impianku adalah PLN yang maju dengan pelayanan yang cepat dan mudah.

Pemanfaatan Aplikasi Smartphone di zaman modern ini untuk #Impian Pelayanan yang mudah dan cepat


5.   5. #Impian PLN yang berjaya di Negeri dan membanggakan di ASEAN
Tidak ada salahnya kita bermimpi besar karena dari mimpilah semua kenyataan terjadi. Aku bermimpi suatu saat akan kudengar PLN menjadi salah satu BUMN terbaik negeri ini. Kita sering mendengar tiap tahun ada award untuk BUMN yang berprestasi dan mencatatkan kinerja yang mengagumkan, dianataranya adalah PERTAMINA. Sama-sama mengurusi hajat hidup orang banyak, sama-sama memiliki polemik yang berat namun masih memiliki prestasi.
#Impianku adalah PLN yang profesional yang menjadi BUMN yang membanggakan bukan hanya di dalam negeri tapi juga di kancah ASEAN seperti untuk mampu menyupali listrik negara tetangga.

Go Publik untuk #Impian PLN yang berjaya di Negeri dan membanggakan di ASEAN


6.   6. #Impian Masyarakat aktif yang sadar listrik
Modal dasar pembangunan tidak lain adalah masyarakat sendiri. Seberapa keras usaha dari PLN, seberapa besar dorongan dari pemerintah bila memang masyarakat tidak bisa berhemat energi listrik maka tidak akan ada perubahan yang dicapai. Masyarakat sebagai pengguna energi listrik harus juga memiliki kesadaran bahwa listrik tidak mudah dan murah untuk dihasilkan karena itu harus kita optimalkan kegunaannya.
#impianku adalah masyarakat yang mampu untuk tidak berfoya-foya memakai listrik. Impianku adalah masyarakat yang mau mematikan lampu dan alat listrik lain bila tidak digunakan. Impianku adalah masyarakat yang membayar listrik tepat waktu dan turut mendorong kemajuan PLN. Impianku adalah masyarakat yang bijaksana yang turut andil memajukan sumber energi nusantara.




Menggalakkan Kampanye Peduli Listrik Negara untuk #Impian Masyarakat aktif yang sadar listrik


Mari bersama menyinari Negeri ini
   Listrik berpengaruh sangat luas bagi masyarakat, oleh karena itu marilah kita bersama turut menjaganya, menjaga matahari negeri ini tetap menyala dan bersinar. Kita tidak bisa hanya menyandarkan tanggung jawab besar ini kepada PLN. Dukungan dan aksi nyata kita dipelrukan untuk menjamin masa depan anak dan cucu kita tetap terjamin bersama energi listrik yang tercukupi.  

Mari bermimpi bersama

Mari bekerja bersama

Mari bersama membangun matahari negeri ini



Selamat Ulang Tahun ke 69 PLN, Matahari di negeri ini.




Pustaka :

http://www.tempo.co/read/news/2014/09/05/058604764/398-Desa-di-Kalimantan-Tengah-Masih-Gelap-Gulita
pln.co.id


Tulisan ini diikutsertakan dalam : 

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes